Bisnis

Keamanan Preventif Nasabah Dalam Penggunaan Techno aiti

Layanan perbankan secara online membutuhkan keamanan yang harus diperhatikan oleh pengguna. Terutama pengguna yang tidak memiliki latar belakang keilmuan techno aiti atau teknologi informatika. Mengganggap sistem online perbankan sudah sempurna keamanannya karena dibangun oleh para ahli yang bekerja di perusahaan bank. Padahal keamanan rekening tidak hanya tugas dari pihak bank saja melainkan menjadi tanggung jawab pengguna juga, bahkan pihak pengguna biasanya yang banyak melakukan kesalahan sehingga rekeningnya terkena hal-hal yang tidak diinginkan. Memang jika kesalahan dilakukan oleh pengguna kerugian biasanya hanya menimpa rekening pengguna yang bersangkutan, berbeda jika kesalahan dilakukan oleh sistem bank maka kerugian bisa menimpa banyak rekening nasabah pada saat yang bersamaan.
Bagi pengguna ada kebiasaan-kebiasaan yang harus diperhatikan sehingga kemanan dalam bertransaksi online bisa terjamin. Kebiasaan pengguna yang membahayakan keamanan rekening nasabah antara lain :

Pertama, memberitahukan nomor PIN ke orang lain. Hal ini seharusnya tidak dilakukan meskipun orang tersebut masih keluarga, apalagi anak-anak. Dikhawatirkan mereka bisa menggunakan kartu ATM atau login ke web bank dan mengaksesnya. Jangan sekali-kali memberitahu nomor PIN kita kepada oragng lain.


Kedua, membuat kombinasi nomor PIN yang mudah di tebak oleh orang lain. Saran yang dapat kami berikan, sebaiknya nomor PIN tidak menggambarkan hal-hal yang menjadi identitas pengguna, contohnya tanggal lahir, nomor rumah, NIK, nomor induk pegawai, nomor telepon atau handphone, jumlah anak, tahun lahir, atau hal lain. Pilihlah nomor 0-9 dan buatlah kombinasi yang unik kemudian hafalkan atau catat pada tempat yang rahasia, misalnya buku diari, aplikasi note yang bisa dipassword dan lain sebagainya.

Ketiga, membiarkan web ruang private nasabah lama terbuka. Jangan tinggalkau computer atau laptop yang sedang membuka web ruang nasabah karena orang lain dapat langsung melakukan transaksi tanpa anda ketahui saat anda lengah. technoaiti jika kepentingan sudah selesai atau saat mau meninggalkan laptop atau computer karena ada urusan lain.

Keempat, meminjamkan laptop atau computer yang biasa digunakan untuk membuka web rekening kepada orang lain. Apalagi browsernya belum dibersihkan cookiesnya. Sebaiknya bersihkanlah history pada browser yang biasa anda gunakan untuk membuka website rekening bank anda. Apabila cookiesnya masih menyimpan data-data website sebelumnya maka saat website dibuka data-data akan dimunculkan lagi, nama user dan password juga bisa tercatat di cookiesnya, ini yang membahayakan keamanan rekening anda.

Hal-hal diatas merupakan bentuk keteledoran yang biasa dilakukan oleh pengguna atau nasabah bank. Berhati hatilah dalam menggunakan techno aiti atau layanan-layanan online perbankan karena kebiasaan yang dilakukan ini sebagian besar tidak disaadari oleh para nasabah, dan merasa tidak melakukan kesalahan.